Terima kiriman dari Australia

Sedikit cerita : saya cari komponen karena saya cari2 di indonesia belum ada yang jual dan saya udah tanya kalau pesen berapa harganya, dan ternyata mahal banget bisa 3x lipat dari harga yang ada di price list mereka yang ada website resmi, akhirnya saya teringat punya dosen yang masih kuliah ambil s3 di australia namanya pak fajar, akhirnya saya pesen Evalution Bord yang saya inginkan, dan akhirnya dosen saya mau membantu saya untuk membelikannya, akhirnya hari jum’at kemarin saya di telpon dari kantor pos pusat jakarta, saya dapet paket dari australia yang aneh saya di minta bayar 1,5 juta kalau mau di bantu biar proses terkirimnya barang cepat, saya bilang keorangnya diantar kekantor aja nanti biar urusannya jelas, dan si penelpon masih hubungi lagi ke saya, kalau di bantu akan lebih cepet dan biayanya lebih murah, dan akhirnya saya bilang pak itu barang milik kantor jadi saya gak mikir biayanya berapa asal jelas aja pak, apa hal seperti ini biasa ya, soalnya saya baru pertama kali terima barang dari luar negri, trus tadi uang 1,5 juta itu akan kemana jika saya milih ambil lewat orang tersebut, katanya 1,5 juta itu biaya masuk + PPN.

Bagaimana dengan pengalaman temen-temen semua share di sini.

Iklan

Buat Si Dia Merindukan Anda

Buat Si Dia Merindukan Anda
Ciptakan suasana yang berkesan menurut Anda.

KOMPAS.com – Salah satu cara menikmati kebersamaan Anda dan pasangan adalah saat mereka sedang tidak bersama Anda. Memang, saat sedang bersama, segala hal menjadi berkesan dan berarti bagi Anda. Namun berpisah -tentunya karena Anda sedang tugas keluar kota, atau si dia melanjutkan sekolah di luar negeri- juga penting, karena membuat Anda menyadari bahwa Anda sangat bahagia bersamanya, dan merasa sangat kehilangan.

Hal yang membuat Anda khawatir, perpisahan membuatnya akan melupakan Anda, atau yang lebih parah, berselingkuh dengan orang-orang baru yang ditemuinya. Namun ketika Anda begitu merindukan seseorang sehingga pikiran Anda dipenuhi dengan bayangan akan kekasih, dorongan untuk berselingkuh akan pudar begitu saja.

Maka, itulah yang perlu Anda lakukan ketika si dia akan bersekolah, bertugas, training, atau pindah sementara ke kota atau negara lain. Buat si dia merindukan Anda selama Anda jauh darinya. Ada sejumlah cara atau taktik yang dapat menciptakan perasaan bahwa merindukan seseorang juga akan menyenangkan. Hal ini juga bisa Anda lakukan meskipun Anda dan dia masih tinggal sekota. Tujuannya: agar kehadiran Anda selalu ia rasakan.

Kenakan parfum yang sama terus-menerus. Pakai parfum lembut favorit Anda, dan biarkan ia mengenali harumnya. Selain parfum, Anda juga bisa mengenakan shampo yang sama sehingga ia akan terus mengingatnya. Tahu kan, pria memang senang menghirup wangi shampo pada rambut wanita. Wangi parfum atau shampo yang tertinggal di bantal saat Anda sedang tidak bersamanya, akan membuatnya langsung merindukan Anda.

Tinggalkan beberapa barang milik Anda padanya. Meninggalkan barang adalah taktik kuno untuk memenuhi pikiran pasangan tentang diri Anda. Misalnya, tinggalkan CD band favorit Anda berdua di mobilnya. Benda apa pun sebenarnya dapat Anda tinggalkan, asal jangan barang-barang yang penting bagi Anda seperti kunci lemari kantor atau sebelah anting Anda (terlalu sinetron!).

Tunjukkan obsesi Anda pada sesuatu. Saat pria menemukan sesuatu yang kerap dibawa atau digunakan oleh teman wanita atau pasangannya, ia akan membayangkan momen ketika pasangannya sedang menggunakan benda tersebut. Hal ini bisa sangat beragam: entah jepit rambut, sepatu dengan leopard print, scarf, pisau lipat serbaguna, hingga jenis kopi kesukaan Anda. Maka setiap kali ia melewati supermarket atau mal yang memajang benda-benda tersebut, ia akan langsung mengingat Anda.

Beri informasi ringan yang baru baginya. Pria seringkali tidak memperhatikan hal-hal atau informasi-informasi ringan yang ada di sekitar kita. Misalnya, Anda tidak menyukai anjing jenis long hair karena bulunya akan cepat kotor dan berbau, serta harus sering dimandikan. Atau, Anda memberitahukannya bahwa ada pisau cukur khusus wanita. Jadi setiap kali si dia melihat anjing berbulu lebat atau pisau cukur, ia akan teringat pada Anda. Jika Anda pecinta anjing, Anda tentu tak keberatan mengenai hal ini bukan?

Ciptakan suasana tertentu yang berkesan. Misalnya, katakan bahwa perfect date bagi Anda bersamanya adalah saat menghabiskan waktu seharian di mal favorit Anda, diawali dengan makan siang, putar-putar sambil membaca-baca majalah dan buku di toko buku, ngopi, lalu mengakhirinya dengan nonton film. Maka setiap kali ia mengunjungi mal tersebut, meskipun bersama teman-temannya, suasana yang Anda ciptakan akan terus terbayang dalam benaknya. Ia akan berpikir, andai saja saat itu ia sedang bersama Anda.

Pengalaman waktu pulang mau nyotreng

Ini adalah ceritaku waktu aku pulang kemarin saat aku mau pulang mau nyontreng, ke kampoeng. Tanggal 2 april aku sudah pesan tiket Bus untuk pulang, aku beli tiket di agen poll cikarang, aku beli tiket lorena karena aku dulu pernah naik lorena saat pulang dari jakarta waktu masih kuliah. Tiket udah di tangan aku pulang tanggal 8 april dengan perkiraan sampai rumah tanggal 9 april pagi, jadi bisa ada kesempatan buat ikutan nyotreng dan sorenya bisa kerumah orang terdekatku. Ternyata semua impianku itu sirna karena aku sampai di rumah jam 5 sore.

Crita di mulai dari tempat aku beli tiket, aku berangkat dari kos jam 5 lebih karena tiket yang aku beli berangkat pukul 6 sore dengan naik anggkot aku segera menuju agen tempat aku beli tiket degan membawa tas ransel. jam 6 kurang aku udah sampai agen karena pas aku beli tiket belum bayar sepenuhnya maka aku lunasi dulu sesampainya di agen. sampai jam 6 bis pun belum datang  juga, dan akhirnya jam 6.30 bis pun datang aku naik dengan segera terus mencari nomor kursi yang aku pilih. Hati udah senang akhirnya aku jadi pulang juga. detik pun berlalu menit berlalu bahkan jam berlalu bis pun tak kunjung berpindah dari tempatnya. para pemunpang mulai mengelurkan keluhanya ada apa kok samapai berjam jam gak berangkat juga. pihak lorena di tanya namun tidak bisa memberikan alasan yang pasti bahkan sering berubah-ubah apakah ini pelayanan PO LORENA yang telah mempunyai iso 9001 managemen mutu, mana apakah itu cuma hiasan di tiket aja. akhirnya jam 10 lebih hampir jam 11 bis pun berangkat, aku hanya bisa berdoa moga selamat sampai rumah.

Akhirnya bus mulai jalan dengan mulus, jam 1 lebih baru tiba tempat makan, bayakan jika itu anak kecil dari sore belum makan apa pihak mangemen lorena gak kepikiran seperti itu, setelah itu jam 6 pagi sampai di tempat kontrol baru keluar dari cirebon bis pun rusak, apakah seperti ini pelayanan bis VIP di lorena. akhirnya aku sampai sragen pukul 4 lebih. Udah deh gak jadi nyontreng.

Tanggal 12 aku rencana pulang, aku cari tiket di teminal solo, aku masuk cari tiket ada orang setegah tua nawarin aku tiket bis ismo, aku tanya katanya masih kosong banyak kursinya aku bilang aku turun cikarang katanya ada, oke aku bayar penuh maunya aku aku bayar setegah dulu tapi bapaknya gak mau. aku dari situ udah ngerasa aneh dulu  pasti ini sesuatu. akhirnya minggu pun datang saatnya aku pulang kemabali ketempat kerja. aku masuk terminal mencari bis dengan nama ismo. aku udah ketemu bis yang aku bayar adalah eksekutif tapi aneh jam 3 berangkat udah jam 4 belum berangkat juga. dan akhirnya berangkat juga. tapi aku dah ngerasa ini aku di bohonggi katanya bis eksekutif kok jok kursiku aja rusak. udah dari situ aku dah ngerasa aneh setelah itu lebih aneh lagi di jalan masih mau nambah pemunpang ini sangat aneh. ini bis abal2 rupanya. dan anehnya bis eksekutif kok gak dapat servis makan

Aku cuma kapok aj naik bis dua diatas.

Lihat gambar ukuran penuh

SIMPANAN BAGI HASIL DI BANK

SIMPANAN BAGI HASIL DI BANK
Oleh: Mike Rini

Dikutip dari Danareksa.com

Apakah Anda termasuk orang yang percaya bahwa uang bisa didapat dengan sekejap mata tanpa usaha yang berarti ? Saya tidak. Saya orang yang tidak pernah percaya bahwa uang bisa didapat dengan sekejap mata. Tapi keyakinan saya tersebut ternyata bisa dipatahkan, tepatnya tahun 1998 jamannya masih krisis moneter. Saya tidak akan pernah lupa hari-hari dimana saya bisa mendapatkan uang dengan begitu mudahnya, bahkan tanpa usaha yang berarti sama sekali. Yang saya lakukan saat itu hanya mendepositokan uang saya di sebuah bank. Bayangkan dari uang sebesar Rp 100 juta yang saya depositokan, sim salabim ! satu bulan kemudian berubah menjadi Rp 140 juta !

Jadi timbul pertanyaan, apa yang dilakukan bank tersebut sehingga bisa sebegitu hebatnya membayar bunga deposito sebesar itu. Saya tidak penah tahu kemana uang yang saya simpan dibank tersebut diinvestasikan, namun tidak lama setelahnya jawabannya datang dengan berita likuidasi bank-bank. Termasuk bank saya, hanya saja depositonya sudah saya cairkan dahulu, dan untuk kedua kalinya saya lagi-lagi beruntung. Beberapa teman-temannya yang dananya nyangkut di bank tersebut, harus menunggu berhari-hari dan mengantri dalam antrian yang sangat panjang untuk bisa mengambil dana mereka kembali. Bank-lah pihak yang paling merugi, bukan saja merugi tapi bangkrut total sampai harus ditutup. Kewajiban pembayaran bunga yang luar biasa ekstrim saat itu telah menamatkan riwayat bank tempat saya menabung bertahun-tahun.

Bayangkan jika Anda yang berada di posisi penghutang seperti kasus bank tadi (dan seringnya memang begitu bukan ?). Kewajiban cicilan kredit rumah, kredit mobil atau kartu kredit yang tiba-tiba membengkak karena bunganya meroket dan semakin parah jika Anda terlambat membayar, bisa membuat Anda bangkrut. Begitulah keajaiban dari sistem bunga berbunga, bisa sangat menguntungkan di satu pihak namun merugikan pihak lain.

Kenyataan ini telah membuktikan bahwa kelangsungan hidup bank konvensional selalu terganggu oleh gejolak suku bunga. Dari sinilah muncul kebutuhan akan adanya suatu sistem perbankan yang tidak berbasis bunga. Menjawab kebutuhan itu sistem perbankan syariah yang berbasis bagi hasil, konon lebih tangguh dari sistem perbankan konvensional. Namun jika dilihat dari kacamata kita sebagai nasabah, apakah menguntungkan jika kita menyimpan uang di bank syariah ? Setelah sekian lama terbiasa dengan sistem bunga bank konvensional, bisakah sistem bank syariah memberikan keuntungan yang lebih besar kepada nasabahnya ? “Tak kenal maka tak sayang”, bagi kita yang sudah terbiasa dengan sistem bunga pada bank konvensional, mungkin merasa ragu-ragu dengan sistem bagi hasil bank syariah. Namun terlepas dari berbagai keraguan tadi, alangkah baiknya kita menuntaskan rasa penasaran kita dengan mempelajari produk-produk simpanan di bank syariah.

Perbedaan Bank Konvensional Dengan Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang beroperasi berdasarkan syariah atau prinsip agama Islam. Sesuai dengan prinsip Islam yang melarang sistem bunga atau riba yang memberatkan, maka bank syariah beroperasi berdasarkan kemitraan pada semua aktivitas bisnis atas dasar kesetaraan dan keadilan. Perbedaan yang mendasar antara bank syariah dengan bank konvensional, antara lain :

  1. Perbedaan Falsafah
    Perbedaan pokok antara bank konvensional dengan bank syariah terletak pada landasan falsafah yang dianutnya. Bank syariah tidak melaksanakan sistem bunga dalam seluruh aktivitasnya sedangkan bank kovensional justru kebalikannya. Hal inilah yang menjadi perbedaan yang sangat mendalam terhadap produk-produk yang dikembangkan oleh bank syariah, dimana untuk menghindari sistem bunga maka sistem yang dikembangkan adalah jual beli serta kemitraan yang dilaksanakan dalam bentuk bagi hasil. Dengan demikian sebenarnya semua jenis transaksi perniagaan melalu bank syariah diperbolehkan asalkan tidak mengandung unsur bunga (riba). Riba secara sederhana berarti sistem bunga berbunga atau compound interest dalam semua prosesnya bisa mengakibatkan membengkaknya kewajiban salah satu pihak seperti efek bola salju pada cerita di awal artikel ini. Sangat menguntungkan saya tapi berakibat fatal untuk banknya. Riba, sangat berpotensi untuk mengakibatkan keuntungan besar disuatu pihak namun kerugian besar dipihak lain, atau malah ke dua-duanya.
  2. Konsep Pengelolaan Dana Nasabah
    Dalam sistem bank syariah dana nasabah dikelola dalam bentuk titipan maupun investasi. Cara titipan dan investasi jelas berbeda dengan deposito pada bank konvensional dimana deposito merupakan upaya mem-bungakan uang. Konsep dana titipan berarti kapan saja si nasabah membutuhkan, maka bank syariah harus dapat memenuhinya, akibatnya dana titipan menjadi sangat likuid. Likuiditas yang tinggi inilah membuat dana titipan kurang memenuhi syarat suatu investasi yang membutuhkan pengendapan dana. Karena pengendapan dananya tidak lama alias cuma titipan maka bank boleh saja tidak memberikan imbal hasil. Sedangkan jika dana nasabah tersebut diinvestasikan, maka karena konsep investasi adalah usaha yang menanggung risiko, artinya setiap kesempatan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilaksanakan, didalamnya terdapat pula risiko untuk menerima kerugian, maka antara nasabah dan banknya sama-sama saling berbagi baik keuntungan maupun risiko.Sesuai dengan fungsi bank sebagai intermediary yaitu lembaga keuangan penyalur dana nasabah penyimpan kepada nasabah peminjam, dana nasabah yang terkumpul dengan cara titipan atau investasi tadi kemudian, dimanfaatkan atau disalurkan ke dalam traksaksi perniagaan yang diperbolehkan pada sistem syariah. Hasil keuntungan dari pemanfaatan dana nasabah yang disalurkan ke dalam berbagai usaha itulah yang akan dibagikan kepada nasabah. Hasil usaha semakin tingi maka semakin besar pula keuntungan yang dibagikan bank kepada dan nasabahnya. Namun jika keuntungannya kecil otomatis semakin kecil pula keuntungan yang dibagikan bank kepada nasabahnya. Jadi konsep bagi hasil hanya bisa berjalan jika dana nasabah di bank di investasikan terlebih dahulu kedalam usaha, barulah keuntungan usahanya dibagikan. Berbeda dengan simpanan nasabah di bank konvensional, tidak peduli apakah simpanan tersebut di salurkan ke dalam usaha atau tidak, bank tetap wajib membayar bunganya.

    Dengan demikian sistem bagi hasil membuat besar kecilnya keuntungan yang diterima nasabah mengikuti besar kecilnya keuntungan bank syariah. Semakin besar keuntungan bank syariah semakin besar pula keuntungan nasabahnya. Berbeda dengan bank konvensional, keuntungan banknya tidak dibagikan kepada nasabahnya. Tidak peduli berapapun jumlah keuntungan bank konvesional, nasabah hanya dibayar sejumlah prosentase dari dana yang disimpannya saja.

  3. Kewajiban Mengelola Zakat
    Bank syariah diwajibkan menjadi pengelola zakat yaitu dalam arti wajib membayar zakat, menghimpun, mengadministrasikannya dan mendistribusikannya. Hal ini merupakan fungsi dan peran yang melekat pada bank syariah untuk memobilisasi dana-dana sosial (zakat. Infak, sedekah)
  4. Struktur Organisasi
    Di dalam struktur organisasi suatu bank syariah diharuskan adanya Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS bertugas mengawasi segala aktifitas bank agar selalu sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. DPS ini dibawahi oleh Dewan Syariah Nasional (DSN). Berdasarkan laporan dari DPS pada masing-masing lembaga keuangan syariah, DSN dapat memberikan teguran jika lembaga yang bersangkutan menyimpang. DSN juga dapat mengajukan rekomendasi kepada lembaga yang memiliki otoritas seperti Bank Indonesia dan Departemen Keuangan untuk memberikan sangsi.

Bagaimana Kita Menyimpan Uang Di Bank Syariah

Sebelumnya kita sudah sangat mengenal tabungan, giro dan deposito dari bank konvensional. Pada ke tiga produk bank ini maka setiap bulanya bank berjanji akan membayar sejumlah bunga. Di bank syariah juga mempunyai produk simpanan berupa tabungan, giro dan deposito hanya sebagai nasabah kita tidak menerima pembayaran bunga. Di bank syarah ada 2 cara yang bisa dipilih orang untuk menyimpan uangnya,yaitu :

  1. Titipan / Wadiah
    Menitip adalah memberikan kekuasaan kepada orang lain untuk menjaga hartanya/ barangnya. Dengan demikian cara titipan melibatkan adanya orang yang menitipkan (nasabah), pihak yang dititipi (bank syariah), barang yang dititipkan (dana nasabah). Menitipkan sebenarnya bukan usaha perniagaan yang lazim, kecuali penerima titipan menetapkan keharusan membayar biaya penitipan atau administrasi bagi penitip. Maka Titipan bisa memenuhi syarat perniagaan yang lazim. Artinya bank harus menjaga dan bertanggung jawab terhadap barang yang dititipkan karena sudah dibayar biaya administrasinya. Rekening giro di bank syariah dikelola dengan sistem titipan sehingga biasa dikenal dengan Giro Wadiah, karena pada dasarnya rekening giro adalah dana masyarakat di bank untuk tujuan pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat. Artinya giro hanyalah merupakan dana titipan nasabah, bukan dana yang diinvestasikan. Namun dana nasabah pada giro bisa dimanfaatkan oleh bank selama masih mengendap, tetapi kapanpun nasabah ingin menariknya bank wajib membayarnya. Sebagai imbalan dari titipan yang dimanfaatkan oleh bank syariah, nasabah dapat menerima imbal jasa berupa bonus. Namun bonus ini tidak diperjanjikan di depan melainkan tergantung dari kebijakan bank yang dikaitkan dengan pendapatn bank. Rekening tabungan harian yang memberlakukan ketentuan dapat ditarik setiap saat juga dikelola dengan cara titipan, karena sifatnya mirip dengan giro hanya berbeda mekanisme penarikannya.
  2. Investasi / Mudharabah
    adalah suatu bentuk perniagaan dimana pemilik modal (nasabah) menyetorkan modalnya kepada pengelola (bank) untuk diusahakan dengan keuntungan akan dibagi bersama sesuai dengan kesepakatan dari kedua belah pihak. Sedangkan kerugian, jika ada akan ditanggung oleh si pemilik modal. Dengan demikian cara investasi melibatkan pemilik modal (nasabah), pengelola modal (bank), modal (dana) harus jelas berapa jumlahnya, jangka waktu pengelolaan modal, jenis pekerjaan atau proyek yang di biayai, porsi bagi hasil keuntungan. Deposito di bank syariah dikelola dengan cara investasi atau mudarobah, sehingga biasa dikenal dengan Deposito Mudharabah. Bank Syariah tidak membayar bunga deposito kepada deposan tetapi membayar bagi hasil keuntungan yang ditetapkan dengan nisbah. Beberapa jenis tabungan berjangka juga dikelola dengan cara mudharobah misalnya tabungan pendidikan dan tabungan hari tua, tabungan haji, tabungan berjangka ini biasa dikenal istilah Tabungan Pendidikan Mudharabah, Tabungan Haji. Tabungan-tabungan tersebut tidak dapat ditarik oleh pemilik dana sebelum jatuh tempo sehingga memenuhi syarat untuk diinvestasikan

Bagaimana Nasabah Mendapat Keuntungan
Jika bank konvensional membayar bunga kepada nasabahnya, maka bank syariah membayar bagi hasil keuntungan sesuai dengan kesepakatan. Kesepakatan bagi hasil ini ditetapkan dengan suatu angka ratio bagi hasil atau nisbah. Nisbah antara bank dengan nasabahnya ditentukan di awal, misalnya ditentukan porsi masing-masing pihak 60:40, yang berarti atas hasil usaha yang diperolah akan didisitribusikan sebesar 60% bagi nasabah dan 40% bagi bank. Angka nisbah ini dengan mudah Anda dapatkan informasinya dengan bertanya ke customer service atau datang langsung dan melihat papan display “ Perhitugan dan Distribusi Bagi Hasil” yang ada di cabang bank syariah.

Apakah Simpanan Nasabah di Bank Syariah Dijamin Pemerintah
Dalam hal jaminan pemerintak terhadap dana pihak ke tiga di bank, maka bank syariah mempunyai kedudukan yang sama sama dengan bank konvensional. Dana nasabah di bank syariah tetap dijamin pemerintah sesuai dengan ketentuan jaminan pemerintah bagi dana nasabah di bank.

Salam
Mike Rini
Perencana Keuangan

ORANG BODOH VS ORANG PINTER

dapet lagi dari milis ibu…hihii. baca aja. lucu kok

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis.
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar.
Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang
salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan
kerja.
Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal
yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
Oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat
undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar
percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar,
walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang
berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar meratap-ratap”
kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang,
sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan
keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).

Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh??
Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.

Kata kunci nya adalah “resiko” dan “berusaha”, karena orang
bodoh berpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar
untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh.

Copy paste dari : http://felasukacokelat.wordpress.com

*SEPASANG ORANG TUA YANG JUGA MEMBUTUHKAN KASIH SAYANG*

Tulisan dibawah ini saya temukan dan baca pada milis saya yaitu pekerja tambang, dari tulisan ini saya jadi teringat orang tua saya, dan saya sangat bersyukur masih punya kedua orang tua. bagaimana tidak orang tua saya adalah seorang buruh pabrik dengan gaji 300 ribu perbulan, belum pernah sekolah sama sekali, tidak bisa menulis dan membaca, dia mampu menyekolahkan anak-anaknya termasuk saya sampai saya bisa lulus sarjana. Tapi sampai sekarang saya belum perbah bisa membahagiakan mereka. justru sekarang saya meneinggalkan mereka dengan berkerja jauh dari mereka walaupun mereka membutuhkan saya tapi sebagai orang tua mungkin dia hanya ingin melihat kesuksesan anaknya. uang memang bukan segalanya dengan uang saja kita tidak dapat membalas apa yang telah diberikan orang tua kepada kita. orang tua saya pernah bilang jangan kerja jauh, kebersamaan dengan keluarga bisa saling bercanda itu harapan mereka. maka jangan kita meningglkan orang tua kita hanya untuk mengejar uang.

Aku tersentuh dgn sharing entah siapa ini….. n fren… memang uang bukan segalanya….dan jalan2 bersama orang tua adalah moment yang sangat2 BERARTI karena disitu kita bisa melihat bahwa BENAR ORANG TUA KITA BERUSAHA UNTUK MENYESUAIKAN dengan apa yang ada….. aku sudah membuktikannya

Saya selalu berpikir bahwa orang tua juga harus sama seperti kita, bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di dunia; teknologi baru, informasi baru, system pengelolaan keuangan baru. Sampai pada beberapa tahun terakhir ini saya baru menyadari bahwa Mereka berusaha mengejarnya dengan susah payah. Kebanyakan system remote-control yang rumit, istilah-istilah teknis yang tidak dimengerti, sampai pada pengelolaan keuangan yang masih asing bagi mereka.

Akhir-akhir ini saya baru menyadari bahwa tidak jarang orang tua saya menahan untuk tidak membicarakan apa yang mereka ingin tanyakan, atau apa yang ingin mereka lakukan, hanya karena takut mengganggu kami. Tulisan ini sungguh merupakan artikel yang bagus. Jika bukan karena perjalanan jauh kali ini, saya yang bodoh ini pasti tidak akan mengetahuinya.

Papa mama yang sudah merawat kami tanpa pamrih selama ini, terutama Papa yang sudah pensiun belasan tahun yang lalu, tanpa terasa menua begitu cepat. Kami lima bersaudara, tetapi hanya tiga yang bisa berkumpul, Memutuskan untuk menemani Papa Mama pergi jalan-jalan ke Singapore.Dalam perjalanan di atas pesawat, selama 4 jam Papa tidak pergi ke toilet.

Meskipun kami sudah berusaha membujuknya, tetapi ia tetap tidak bergeming. Setiap kami sampai ke suatu tempat wisata, ia pun hanya masuk toilet Kalau sudah terpaksa sekali.

Suatu kali, Papa masuk ke toilet lama sekali. Setelah keluar dan tidak melihat kami, ia melihat kesana kemari.Sampai pada tahap ini saja, Papa juga tidak membuka mulutnya untuk berteriak sehingga membuat kami anak-anaknya kehilangan muka.Papa hanya berdiri kebingungan di tengah kerumunan orang-orang asing,tetapi tetap tenang dan sabar menunggu kemunculan anak-anaknya.

Akhirnya saya mengerti mengapa Papa tidak mau ke toilet saat jalan-jalan.
Dulu, masih kecil dan belum mengerti. Sering menertawakan Nenek yang sudah berumur 80 tahun lebih, mengancingkan baju sendiri saja tidak bisa. Lamban dan bodoh sekali! Pekerjaan yang begitu sederhana, mengapa Orang tua tidak bisa mengerjakannya dengan baik?

Kita belum mengalaminya tentu sulit untuk memahaminya. Usia makin lanjut, terkadang kaki dan tangan ini tidak dapat diajak kompromi, tidak menuruti kemauan kita. Saya masih berpikir bahwa antara Papa dengan Nenek ada perbedaan. Waktu yang cukup lama, siapa tahu kalau tanpa terasa Papa sudah sampai di tahap ini juga..

Setelah itu, saya tidak berani bermain-main lagi, setiap saya melihat Ada
perubahan pada raut muka Papa, pasti akan berkeras untuk mengantarkannya ke toilet, dan saya sendiri akan berdiri menunggu di depan pintu. Awalnya Papa merasa agak kurang nyaman, tetapi pelan-pelan akhirnya terbiasa. Saat saya menemani Papa untuk pergi ke toilet dalam perjalanan pulang di atas pesawat, tiba-tiba ia berbisik mengatakan, “Sebenarnya saya tidak bisa mengunci pintu WC dalam pesawat.”

Saya menepuk-nepuk bahunya dan berkata, “Tidak apa-apa.” Hati terasa pilu, dan ingin sekali memberitahukan adik-adik saya yang Ikut agar dalam perjalanan berikutnya juga membawa suami masing-masing, Supaya bisa lebih memperhatikan orang tua.

Dan juga ingin mengatakan kepada kakak yang tidak ikut dalam perjalanan ini bahwa uang masih bisa dicari kembali, tetapi rejeki yang paling besar adalah orang tua yang masih sehat dan masih bisa diajak untuk perjalanan jauh.

Setelah masalah mengenai toilet ini sudah terselesaikan, kelak kita Bisa melakukan perjalanan ke tempat yang lebih jauh lagi. Satu perjalanan ini banyak memberikan hikmah bagi saya, sehingga saat sudah diatas kereta api, tanpa terasa saya meneteskan air mata… mungkin karena perasaan yang terlalu sensitive, atau juga karena mengkhawatirkan keadaan Papa Mama.

Karena tadinya kurang memperhatikan, menjadi kaget melihat Papa Mama Yang sudah menjadi tua dan lemah; tidak mempunyai ‘bahu yang tegap dan kuat’ untuk ‘tempat perlindungan yang hangat’ seperti dulu lagi.Ternyata manusia super yang selalu membantu saya untuk mengangkat Langit diatas kepala, juga bisa menjadi tua

AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA.

Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan
bangsa kita :
 
1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda.
Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan
dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan
semakin parah.
 
2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham
dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya,
maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi
semakin parah
 
3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan
memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah
semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan
inflasi dalam negeri akan semakin menggila.
 
4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat
berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat
rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional.
 
Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan
menarik deposito, menjual saham dan memborong dolar, maka anda ikut
memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia .
Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat
melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi
yang berduit tetapi silahkan memilih.
 
Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi
global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar
Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada
bencana baru yang siap menerkam.
 
Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat
dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang
kita belum tau kapan akan berakhir.
 
Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu
agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini?
 
Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008),
mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita
munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal
ini akan terjadi!!!!
 
Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan
muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system
perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya
kita kembali ke NOL lagi.
 
Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa
Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! ,
contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka
yang bisa kita lakukan adalah :
 
Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan
langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan
berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan
 
KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI.
 
Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar
negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok
Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya, jika senang
makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local,
tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam
kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita
sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan
jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan
dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT
yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini
Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA.
 
Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu
untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya
tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping
krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga
dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita
pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di
Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa
sector riil kita masih bergerak.
 
Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung
kaki lima , percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu
menyelamatkan perekonomian kita.
 
Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan
untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan
Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam
negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke
luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan
lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan
capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian
Rakyat LET’ S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!!
 
Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan
yang luar biasa.
 
Dengan meneruskan pesan ini ke relasi dan sahabat Anda, berarti Anda
sudah ikut mengingatkan Saudara Sebangsa Kita untuk Ikut PEDULI
menyelamatkan Bangsa ini.