Pengalaman waktu pulang mau nyotreng

Ini adalah ceritaku waktu aku pulang kemarin saat aku mau pulang mau nyontreng, ke kampoeng. Tanggal 2 april aku sudah pesan tiket Bus untuk pulang, aku beli tiket di agen poll cikarang, aku beli tiket lorena karena aku dulu pernah naik lorena saat pulang dari jakarta waktu masih kuliah. Tiket udah di tangan aku pulang tanggal 8 april dengan perkiraan sampai rumah tanggal 9 april pagi, jadi bisa ada kesempatan buat ikutan nyotreng dan sorenya bisa kerumah orang terdekatku. Ternyata semua impianku itu sirna karena aku sampai di rumah jam 5 sore.

Crita di mulai dari tempat aku beli tiket, aku berangkat dari kos jam 5 lebih karena tiket yang aku beli berangkat pukul 6 sore dengan naik anggkot aku segera menuju agen tempat aku beli tiket degan membawa tas ransel. jam 6 kurang aku udah sampai agen karena pas aku beli tiket belum bayar sepenuhnya maka aku lunasi dulu sesampainya di agen. sampai jam 6 bis pun belum datang  juga, dan akhirnya jam 6.30 bis pun datang aku naik dengan segera terus mencari nomor kursi yang aku pilih. Hati udah senang akhirnya aku jadi pulang juga. detik pun berlalu menit berlalu bahkan jam berlalu bis pun tak kunjung berpindah dari tempatnya. para pemunpang mulai mengelurkan keluhanya ada apa kok samapai berjam jam gak berangkat juga. pihak lorena di tanya namun tidak bisa memberikan alasan yang pasti bahkan sering berubah-ubah apakah ini pelayanan PO LORENA yang telah mempunyai iso 9001 managemen mutu, mana apakah itu cuma hiasan di tiket aja. akhirnya jam 10 lebih hampir jam 11 bis pun berangkat, aku hanya bisa berdoa moga selamat sampai rumah.

Akhirnya bus mulai jalan dengan mulus, jam 1 lebih baru tiba tempat makan, bayakan jika itu anak kecil dari sore belum makan apa pihak mangemen lorena gak kepikiran seperti itu, setelah itu jam 6 pagi sampai di tempat kontrol baru keluar dari cirebon bis pun rusak, apakah seperti ini pelayanan bis VIP di lorena. akhirnya aku sampai sragen pukul 4 lebih. Udah deh gak jadi nyontreng.

Tanggal 12 aku rencana pulang, aku cari tiket di teminal solo, aku masuk cari tiket ada orang setegah tua nawarin aku tiket bis ismo, aku tanya katanya masih kosong banyak kursinya aku bilang aku turun cikarang katanya ada, oke aku bayar penuh maunya aku aku bayar setegah dulu tapi bapaknya gak mau. aku dari situ udah ngerasa aneh dulu  pasti ini sesuatu. akhirnya minggu pun datang saatnya aku pulang kemabali ketempat kerja. aku masuk terminal mencari bis dengan nama ismo. aku udah ketemu bis yang aku bayar adalah eksekutif tapi aneh jam 3 berangkat udah jam 4 belum berangkat juga. dan akhirnya berangkat juga. tapi aku dah ngerasa ini aku di bohonggi katanya bis eksekutif kok jok kursiku aja rusak. udah dari situ aku dah ngerasa aneh setelah itu lebih aneh lagi di jalan masih mau nambah pemunpang ini sangat aneh. ini bis abal2 rupanya. dan anehnya bis eksekutif kok gak dapat servis makan

Aku cuma kapok aj naik bis dua diatas.

Lihat gambar ukuran penuh

Satu Tanggapan

  1. jadi pelajaran mas..
    emang PO maunya untung terus, gak memperhatikan penumpang,
    mending milih PO yg udah punya reputasi bagus,
    kl pengalamanku:
    HANDOYO : sering dioper2
    MANDALA KRIDA : ngompreng, kl ujan bocor, kebakaran pula
    abis itu paling naeknya Harapan Jaya/ Harum Prima (lumayan puas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: