Meyakini Kemujaraban Hukum Allah untuk Kehidupan Manusia

Allah telah meyakinkan kepada manusia tentang kebenaran Al-Qur’an sebagai firman Allah, yang didalamnya terkandung petunjuk bagi manusia dan hukum-hukum yang perlu dipatuhi oleh umat manusia.

Kitab (al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (QS. 2:2)

Tidaklah mungkin al-Qur’an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (al-Qur’an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam. (QS. 10:37)

Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih daripada (hukum) Allah bagi oang-orang yang yakin? (QS. 5:50)

Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam, Dialah yang menciptakan manusia dengan dilengkapi aqal dan hati, namun aqal dan hati manusia baru akan berfungsi dengan benar dan sempurna bila telah diatur dengan mengikuti hukum-hukum Allah. Bila manusia telah mentaati hukum-hukum Allah, bertekun dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka sampailah manusia pada derajad manusia yang arif bijaksana, manusia yang diliputi petunjuk Allah manusia yang diberi hikmah oleh Allah

Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal. (QS. 2:269)

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) al-Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka diwaktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya. (QS. 39:23)

Umat islam perlu meningkatkan keyakinannya tentang Ke Maha Bijaksanaan Allah tentang hukum-hukum yang telah Allah tetapkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, karena di dalamnya terkandung kelengkapan yang akan mengatur Jasmani dan Rohani Manusia.

Banyak orang yang tetap saja menjadi jahat walaupun telah berkali-kali keluar masuk penjara, namun dengan dipenjara tidak membuatnya jera untuk berbuat kejahatan. Banyak pula orang-orang tua yang telah berkali-kali memukuli anak-anaknya agar anaknya menjadi baik. Namun semakin anak-anak dipukul maka semakin bertambah jahatnya dan bahkan menumbuhkan dendam dihati yang tumbuh berkembang bersama pertumbuhannya menuju kedewasaan.

Tidak ada yang lebih mudah dan lebih tepat, mengatur kehidupan masing-masing diri manusia kecuali dengan mengikuti cara hidup Rasulullah SAW, mengamalkan Sunnah-Sunnah Rasulullah dalam mengamalkan Al-Qur’an, hal tersebut disatu sisi akan menumbuhkan kelezatan dihati untuk tetap baik dan sholih, dan disisi lain akan menumbuhkan rasa menyesal kenapa kita sering terpeleset mengisi hidup dengan hal-hal yang memperbesar dosa dan kekotoran hati.

Sistem hukum dan pengadilan yang dibuat oleh manusia tidak akan dapat menghadirkan malaikat untuk membantu manusia dalam beramal sholih, atau mengusir syaitan yang senantiasa mengajak manusia untuk mencelakakan diri, berbuat jahat dan durhaka kepada Allah.

Namun Hukum Allah, firman Allah mampu menangani itu semua. Dengan mencintai hukum-hukum Allah, mencintai mengamalkan Al-Qur’an dan as-Sunnah, maka ketertiban, kedamaian, kebahagiaan umat manusia akan lebih cepat terwujud dengan cara yang lebih murah dan dengan kwalitas yang jauh lebih tinggi.

Memang Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak akan mengatur hukum di dalam kehidupan dengan sangat mendetil seperti misalnya bagaimana mengatur sebuah lalulintas di sebuah kota metropolitan, dsb. Namum manusia yang telah memiliki hikmah dan kearifan, memiliki kesholihan akan dapat membuat hukum yang lebih tepat dan adil tentang tata cara berlalu lintas yang baik, sehingga dapat mengatasi kesulitan dan kerumitan dalam masalah-masalah yang detil. Dan tentunya untuk masalah-masalah kehidupan yang lain-lainnya.

Memang sebenarnya seluruh umat manusia membutuhkan sebuah aturan dan hukum yang datangnya dari Allah, khusus buat untuk mengatur diri mereka masing-masing, agar tiap-tiap diri bisa menjadi manusia yang lebih arif, lebih bisa bersikap adil, dan lebih bisa mengungkapkan segala sesuatu dengan lebih bijaksana. Segala Puji Bagi Allah, sesungguhnya Dialah Tuhan Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana, Tuhan Langit dan Bumi, Tuhan segala sesuatu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: