Aktualisasi Al Qur’an dan As Sunnah

Rasulullah Muhammad saw sebelum diangkat menjadi utusan Allah telah mendapat julukan sebagai Al Amin (yang dipercaya). Namun setelah diangkat menjadi utusan Allah masyarakat sekitarnya beramai-ramai menolaknya. Mereka mengganggap asing risalah yang datang dari Allah. Mereka menganggap aneh ajaran baru yang diperkenalkan oleh Rasulullah saw. Padahal ajaran Rasulullah itu akan tetap aktual sepanjang jaman. Kalau Islam mengingatkan umatnya untuk tetap bersatu dan jangan bercerai berai, maka ajaran itu tetap akan mendatangkan manfaat bila dipegang teguh dan akan mendatangkan madlorot bila diabaikan. Betapa nistanya bangsa kita di masa lalu karena tidak ada persatuan, mereka sempat dijajah bangsa lain selama sekitar 350 tahun. Setelah bangsa ini bersatu di bawah NKRI, bangsa lain akan berfikir ulang untuk menjajah lagi. Islam mengajarkan kedermawanan. Imam Bukhari meriwayatkan bahwa sedekah yang diberikan oleh Rasulullah di bulan Ramadhan seperti angin yang berhembus. Bahkan salah seorang sahabat mengatakan bahwa Rasulullah itu kalau bersedekah seperti orang yang tidak pernah takut akan miskin. Aktualisasi ajaran kedermawanan ini masih sangat dibutuhkan. Meskipun hanya sedikit tetapi kalau dikumpulkan akan menjadi besar dan bermanfaat. Ambil sebuah contoh sederhana saat ini jumlah umat Islam di Indonesia hampir mencapati 200 juta jiwa. Kalau mereka masing-masing mengumpulkan dana seribu rupiah sehari, maka dalam sehari itu pula akan terkumpul dana sebesar 200milyar rupiah atau dalam sebulan akan terkumpul dana 6 trilyun rupiah. Dana sebesar itu pasti sangat besar manfaatnya bagi umat Islam di saat dunia mengalami krisis pangan, krisis ekonomi, dan krisis energi. Islam mengajar umatnya untuk mentaati peraturan Allah. Kalau ajaran ini benar-benar diamalkan dan menjadi bagian internal dari kepribadian setiap umat Islam, maka umat Islam akan maju dengan pesat. Bila dia mengendarai kendaraan, maka dia akan taat kepada peraturan lalu lintas. Banyak kecelakaan yang tidak perlu terjadi dapat dihindari. Lalu lintas barang dan jasa menjadi lancar dan produktivitas akan meningkat. Ketika bermain bola semua yang terlibat akan taat kepada aturan yang berlaku dalam persepak-bolaan. Tidak ada permainan kotor, tidak ada suap menyuap, permainan semakin indah, banyak sponsor berdatangan, para pemain menjadi semakin bersemangat dan prestasi akan meningkat. Masyarakat modern bekerja dengan keras untuk mengatasi persoalan yang ditimbulkan oleh minuman keras namun belum berhasil menemukan solusi terbaik. Berapa banyak hubungan persahabatan yang putus karena mabuk. Berapa banyak orang terkena PHK karena mabuk. Berapa banyak keluarga bubrah karena mabok. Berapa banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena mabok. Berapa banyak orang mati karena mabok. Baru saja kita dikejutkan oleh berita dari Indramayu adanya 13 orang mati dan 2 di antaranya wanita karena minum minuman keras. Larangan Islam untuk minum minuman keras yang ditanggapi sinis oleh orang-orang Arab pada saat itu, terbukti merupakan solusi terbaik dari berbagai persoalan yang terkait dengan minuman keras. Dunia saat ini mengakuinya namun masih malu-malu mengadopsinya.Saudaraku, seandainya umat Islam dengan kesadaran penuh merealisasikan nilai-nilai yang diajarkan Islam dalam kehiduan mereka sehari-hari, insya Allah dalam waktu yang relatif singkat umat akan terangkat dari berbagai keterpurukan. Mereka akan menjadi orang-orang yang beriman dan bertakwa, sehingga Allah akan membuka pintu-pintu barakah dari langit dan bumi (QS Al A’raf 7: 96). Nah masih nunggu apalagi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: